Richard Sualang: Wartawan Harus Bermartabat, Profesional, dan Tetap Menjadi Profesi Terhormat

Bendar 12 Jun 2026 15:10 3 min read 75 views By (ML/01Jek)
Richard Sualang: Wartawan Harus Bermartabat, Profesional, dan Tetap Menjadi Profesi Terhormat
Manado, Suluh Merdeka News – Wakil Wali Kota Manado, Richard Sualang, menegaskan bahwa profesi wartawan merupakan salah satu profesi yang sangat...

Manado, Suluh Merdeka News – Wakil Wali Kota Manado, Richard Sualang, menegaskan bahwa profesi wartawan merupakan salah satu profesi yang sangat terhormat dan memiliki peran strategis dalam kehidupan demokrasi. Karena itu, predikat wartawan harus dijaga dengan baik melalui sikap profesional, integritas, serta ketaatan terhadap kode etik jurnalistik. Penegasan tersebut disampaikan Richard Sualang saat memberikan arahan usai pelantikan dan pengukuhan Kelompok Kerja (Pokja) Manado Persatuan Wartawan Indonesia yang berlangsung di Aula Balai Kota Manado, kemarin. Acara pelantikan yang dipimpin langsung Ketua PWI Sulawesi Utara, Sintya Boyoh, berlangsung khidmat dan dihadiri sejumlah wartawan senior, pengurus organisasi pers, serta para insan media yang bertugas di Kota Manado. Dalam arahannya, Richard Sualang menekankan bahwa wartawan merupakan pekerja profesional yang memiliki tanggung jawab besar dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Oleh karena itu, setiap wartawan wajib menjaga marwah profesinya dengan bekerja sesuai aturan dan kode etik jurnalistik. "Predikat wartawan harus kita junjung tinggi. Jadilah wartawan yang bermartabat dan profesional. Wartawan harus memahami mana informasi yang layak diberitakan dan mana yang tidak boleh dipublikasikan karena menyangkut etika maupun kepentingan publik," tegasnya. Menurut Sualang, kebebasan pers yang dijamin oleh undang-undang harus dibarengi dengan tanggung jawab moral. Ia mengingatkan agar setiap wartawan selalu mengedepankan prinsip akurasi, keberimbangan, dan verifikasi sebelum sebuah informasi dipublikasikan. "Pemerintah Kota Manado tidak pernah melarang wartawan melakukan peliputan terhadap berbagai kegiatan pemerintah. Namun pekerjaan jurnalistik harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab. Gunakan prinsip cek dan ricek agar informasi yang disampaikan benar, jelas, dan tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat," ujarnya. Lebih lanjut, Sualang juga menyoroti kesejahteraan wartawan yang menurutnya menjadi faktor penting dalam menjaga profesionalisme insan pers. Ia berharap perusahaan media dan pemilik usaha pers dapat memberikan perhatian yang lebih baik terhadap para wartawan yang bekerja di lapangan. "Kami berharap perusahaan pers memperhatikan kesejahteraan wartawannya. Berikan upah yang layak sesuai ketentuan yang berlaku sehingga mereka dapat menjalankan tugas jurnalistik secara maksimal dan profesional," katanya. Sementara itu, Ketua PWI Sulawesi Utara, Sintya Boyoh, mengajak seluruh pengurus Pokja Manado yang baru dilantik untuk menjaga nama baik organisasi serta memperkuat solidaritas sesama anggota. Menurutnya, PWI harus menjadi rumah besar bagi seluruh wartawan yang bernaung di dalamnya. Karena itu, setiap anggota dituntut untuk menjaga persatuan, meningkatkan kompetensi, serta menjunjung tinggi etika profesi dalam menjalankan tugas jurnalistik. "Mari kita jaga marwah dan martabat organisasi ini. PWI adalah rumah besar kita bersama. Dengan kebersamaan dan profesionalisme, kita dapat terus memberikan kontribusi positif bagi dunia pers dan pembangunan daerah," ujar Boyoh. Dalam pelantikan tersebut, HUT Kamrin dipercaya sebagai Ketua Pokja Manado, didampingi Haryadi sebagai Sekretaris serta Yaziin Solichiin sebagai Bendahara. Kepengurusan juga dilengkapi dengan sejumlah bidang dan seksi untuk mendukung program kerja organisasi ke depan. Pelantikan Pokja Manado PWI ini diharapkan menjadi momentum memperkuat profesionalisme wartawan di Kota Manado sekaligus mempererat sinergi antara insan pers, pemerintah, dan masyarakat dalam mewujudkan informasi yang berkualitas, akurat, serta bertanggung jawab.