Tiga Program Studi Unggul, FISIP Unsrat Ukir Prestasi Nasional di Tahun 2026

Bendar 13 Aug 2026 12:44 5 min read 91 views By James
Tiga Program Studi Unggul, FISIP Unsrat Ukir Prestasi Nasional di Tahun 2026
MANADO — Suluh Merdeka News- Tahun 2026 menjadi momentum istimewa bagi civitas akademika Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universit...

MANADO — Berita Suluh Merdeka- Tahun 2026 menjadi momentum istimewa bagi civitas akademika Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat). Hanya dalam kurun waktu tiga bulan, FISIP Unsrat berhasil menorehkan prestasi akademik yang sangat bergengsi dengan meraih tiga predikat Unggul untuk program studi (prodi). Prestasi tersebut bukan sekedar pencapaian administratif, melainkan menjadi penanda semakin kuatnya budaya mutual, tata kelola akademik dan kualitas penyelenggaraan pendidikan di lingkungan FISIP Unsrat. Tiga program studi yang berhasil menyandang predikat Unggul tersebut masing-masing adalah Program Studi Ilmu Komunikasi yang dipimpin Dra. Pingkan Tangkudung, Program Studi Administrasi Negara yang dipimpin Dr. Jericho Pombengi, S.Sos., M.Si., serta Program Studi Antropologi yang dipimpin Titik Mulyanti, S.Sos., M.Si. Pencapaian tiga predikat Unggul dalam waktu relatif singkat ini menjadi sesuatu yang patut diapresiasi. Sebab, predikat Unggul merupakan salah satu pencapaian tertinggi dalam sistem akreditasi program studi dan mencerminkan terpenuhinya berbagai indikator penting dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi. Di bawah kepemimpinan Dekan FISIP Unsrat, Dr. Ferry Daud Liando, SIP., M.Si., capaian tersebut menjadi bukti bahwa transformasi tata kelola akademik tidak berhenti pada konsep, tetapi telah menghasilkan pengakuan dari lembaga akreditasi. Menurut Liando, predikat Unggul yang diraih program studi ketiga tersebut merupakan bentuk pengakuan dari Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan, Sosial, Administrasi, dan Komunikasi (LAMSPAK) terhadap proses pendidikan dan tata kelola yang telah dijalankan secara profesional. “Pencapaian ini merupakan bentuk pengakuan bahwa program studi telah menjalankan budaya mutual dan tata kelola akademik secara profesional,” ujar Liando. Ia menjelaskan, keberhasilan tersebut tidak lahir secara instan. Di dalamnya terdapat kerja keras pimpinan jurusan, pimpinan program studi, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa hingga alumni. Manajemen yang dijalankan kepala program studi, kata Liando, telah diarahkan sesuai prosedur dan standar yang ditetapkan. Demikian pula kualitas dan kinerja dosen menjadi bagian penting dalam proses penilaian akreditasi. Tidak kalah pentingnya adalah prestasi mahasiswa yang turut memberikan kontribusi terhadap reputasi program studi. Aktivitas, prestasi, kreativitas dan berbagai prestasi siswa menjadi bagian dari gambaran kualitas ekosistem pendidikan yang dibangun. Aspek lain yang menjadi perhatian adalah keterserapan lulusan di dunia kerja. Kecepatan lulusan memperoleh pekerjaan menjadi salah satu indikator penting yang menunjukkan relevansi pendidikan tinggi dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja. “Selama ini FISIP Unsrat merupakan fakultas yang berkualitas cepat dalam mendapatkan pekerjaan bagi para lulusan,” kata Liando. Dengan predikat Unggul tersebut, FISIP Unsrat optimistis daya saing lulusan akan semakin kokoh.Status akreditasi yang tinggi menjadi salah satu modal penting bagi lulusan ketika memasuki dunia kerja, melanjutkan pendidikan maupun berkompetisi dalam berbagai bidang profesi. Bagi FISIP Unsrat, capaian ini juga memiliki makna khusus karena bertepatan dengan persiapan Dies Natalis ke-62 yang akan dilaksanakan pada akhir Agustus 2026. Liando menyebut prestasi tersebut sebagai hadiah bagi seluruh keluarga besar FISIP Unsrat dalam momentum dies natalis. “Terima kasih kepada pimpinan jurusan, pimpinan program studi, para dosen dan mahasiswa serta alumni yang ikut mendukung. Ini merupakan hadiah bagi kami dalam perayaan Dies Natalis ke-62,” ungkapnya. Prestasi tiga program studi tersebut sekaligus menampilkan bahwa akreditasi bukan sekadar mengejar sebuah predikat. Lebih jauh lagi, akreditasi menjadi instrumen untuk memastikan bahwa perguruan tinggi terus memperbaiki mutu pembelajaran, memperkuat tata kelola, meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta lulusan memiliki kompetensi yang relevan. Tiga predikat Unggul dalam tiga bulan kini catatan menjadi penting perjalanan FISIP Unsrat pada tahun 2026. Capaian tersebut diharapkan menjadi energi baru untuk terus meningkatkan prestasi akademik dan nonakademik sekaligus memperkuat posisi FISIP Unsrat sebagai salah satu pusat pendidikan ilmu sosial dan politik yang kompetitif di tingkat nasional. Bagi pelajar dan calon pelajar, predikat Unggul juga memberikan nilai tambah. Mereka tidak hanya memperoleh pendidikan dari program studi yang telah mendapatkan pengakuan bersama, tetapi juga memiliki peluang lebih besar untuk membangun kepercayaan diri ketika memasuki dunia profesional. Kini tantangannya adalah mempertahankan predikat tersebut. Sebab, meraih Unggul adalah prestasi, namun mempertahankan dan meningkatkannya merupakan komitmen. FISIP Unsrat telah mencatat babak baru. Tiga program studi, tiga predikat Unggul, dan satu pesan yang sama: budaya mutu harus menjadi napas utama perguruan tinggi untuk melahirkan lulusan yang kompeten, berdaya saing dan siap menjawab kebutuhan bangsa.meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta memastikan lulusan memiliki kompetensi yang relevan. Tiga predikat Unggul dalam tiga bulan kini catatan menjadi penting perjalanan FISIP Unsrat pada tahun 2026. Capaian tersebut diharapkan menjadi energi baru untuk terus meningkatkan prestasi akademik dan nonakademik sekaligus memperkuat posisi FISIP Unsrat sebagai salah satu pusat pendidikan ilmu sosial dan politik yang kompetitif di tingkat nasional. Bagi pelajar dan calon pelajar, predikat Unggul juga memberikan nilai tambah. Mereka tidak hanya memperoleh pendidikan dari program studi yang telah mendapatkan pengakuan bersama, tetapi juga memiliki peluang lebih besar untuk membangun kepercayaan diri ketika memasuki dunia profesional. Kini tantangannya adalah mempertahankan predikat tersebut. Sebab, meraih Unggul adalah prestasi, namun mempertahankan dan meningkatkannya merupakan komitmen. FISIP Unsrat telah mencatat babak baru. Tiga program studi, tiga predikat Unggul, dan satu pesan yang sama: budaya mutu harus menjadi napas utama perguruan tinggi untuk melahirkan lulusan yang kompeten, berdaya saing dan siap menjawab kebutuhan bangsa.meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta memastikan lulusan memiliki kompetensi yang relevan. Tiga predikat Unggul dalam tiga bulan kini catatan menjadi penting perjalanan FISIP Unsrat pada tahun 2026. Capaian tersebut diharapkan menjadi energi baru untuk terus meningkatkan prestasi akademik dan nonakademik sekaligus memperkuat posisi FISIP Unsrat sebagai salah satu pusat pendidikan ilmu sosial dan politik yang kompetitif di tingkat nasional. Bagi pelajar dan calon pelajar, predikat Unggul juga memberikan nilai tambah. Mereka tidak hanya memperoleh pendidikan dari program studi yang telah mendapatkan pengakuan bersama, tetapi juga memiliki peluang lebih besar untuk membangun kepercayaan diri ketika memasuki dunia profesional. Kini tantangannya adalah mempertahankan predikat tersebut. Sebab, meraih Unggul adalah prestasi, namun mempertahankan dan meningkatkannya merupakan komitmen. FISIP Unsrat telah mencatat babak baru. Tiga program studi, tiga predikat Unggul, dan satu pesan yang sama: budaya mutu harus menjadi napas utama perguruan tinggi untuk melahirkan lulusan yang kompeten, berdaya saing dan siap menjawab kebutuhan bangsa.