Komansilan, Dies Natalis ke-63 Fakultas Peternakan UNSRAT: Menyalakan Semangat, Menembus Batas Dunia

Bendar 12 Aug 2026 13:06 4 min read 155 views By James
Komansilan, Dies Natalis ke-63 Fakultas Peternakan UNSRAT: Menyalakan Semangat, Menembus Batas Dunia
MANADO — Perjalanan 63 tahun bukan sekadar angka. Bagi Fakultas Peternakan Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT), usia ke-63 menjadi momentum untuk...

MANADO — Perjalanan 63 tahun bukan sekadar angka. Bagi Fakultas Peternakan Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT), usia ke-63 menjadi momentum untuk menengok perjalanan panjang, merawat kebersamaan, sekaligus menatap masa depan dengan semangat yang semakin kuat. Semangat itu terasa dalam pembukaan Dies Natalis Fakultas Peternakan ke-63 yang dilaksanakan pada Rabu, 12 Agustus 2026. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda tahunan atau seremoni memperingati hari lahir fakultas, tetapi diarahkan menjadi ruang bersama untuk memperkuat soliditas keluarga besar Fakultas Peternakan. Ketua Panitia Dies Natalis ke-63, Dr. Ir. Sylvia Komansilan, S.Pt., M.Si., IPM, menegaskan bahwa rangkaian Dies Natalis tahun ini memiliki makna strategis bagi perjalanan fakultas. “Pembukaan Dies Natalis ini bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi menjadi sarana untuk memperkuat kebersamaan, meningkatkan kreativitas dan prestasi serta membangun komitmen bersama dalam menunjang program kerja Dekan Fakultas Peternakan,” ungkap Komansilan. Pernyataan tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa Dies Natalis tidak boleh berhenti pada perayaan. Momentum 63 tahun harus mampu diterjemahkan menjadi energi baru untuk membangun fakultas yang semakin maju, adaptif, produktif dan memiliki daya saing. Di bawah kepemimpinan Dekan Fakultas Peternakan Dr. Ir. Stanly OB Lombogia, S.Pt., M.Si., IPM, Fakultas Peternakan terus diarahkan untuk memperkuat kualitas akademik, meningkatkan prestasi sivitas akademika, serta membangun budaya kerja yang kolaboratif. Karena itu, semangat Dies Natalis menjadi bagian penting dalam membangun kesamaan visi antara pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa. Kebersamaan tersebut menjadi modal utama untuk menghadapi tantangan pendidikan tinggi yang semakin kompetitif, termasuk tuntutan peningkatan mutu dan pengakuan internasional. Menurut Komansilan, keberhasilan pelaksanaan Dies Natalis ke-63 juga tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak. Ia memberikan apresiasi kepada pimpinan fakultas yang telah memberikan dukungan terhadap seluruh rangkaian kegiatan. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh panitia, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa serta semua pihak yang telah memberikan tenaga, waktu dan pemikiran. “Panitia mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada pimpinan fakultas, seluruh panitia, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa serta semua pihak yang sudah memberi dukungan tenaga, waktu dan pemikiran,” ujar Komansilan dengan penuh kebahagiaan. Bagi panitia, khususnya seksi konsumsi yang dikoordinir Dr. Ir. Heidy Manangkot, M.Si yang sudah berkerja maksimal mendukungan suksesnya kegiatan tersebut yang merupakan bukti bahwa Dies Natalis adalah milik seluruh keluarga besar Fakultas Peternakan. Setiap individu memiliki peran dalam menyukseskan kegiatan sekaligus menghidupkan semangat kebersamaan yang menjadi roh dari perayaan ulang tahun ke-63 tersebut. Secara khusus, Komansilan juga menyampaikan apresiasi kepada Ko Gunawan yang telah membantu panitia dalam mempersiapkan dan menyukseskan kegiatan. Apresiasi itu menjadi gambaran bahwa di balik sebuah kegiatan besar terdapat kerja kolektif yang sering kali tidak terlihat. Mulai dari persiapan, koordinasi, pelaksanaan hingga evaluasi, semuanya membutuhkan komitmen dan kesediaan untuk bekerja bersama. Lebih jauh, Dies Natalis ke-63 menjadi kesempatan untuk meneguhkan kembali posisi Fakultas Peternakan sebagai bagian penting dalam pengembangan sumber daya manusia di bidang peternakan. Dunia peternakan kini menghadapi perubahan besar. Tantangan ketahanan pangan, kebutuhan protein hewani, perubahan iklim, teknologi reproduksi, inovasi pakan, digitalisasi, kesejahteraan hewan hingga tuntutan keberlanjutan membutuhkan lulusan yang tidak hanya menguasai teori, tetapi juga memiliki kreativitas, kemampuan beradaptasi dan daya saing global. Di tengah perubahan tersebut, Fakultas Peternakan UNSRAT dituntut untuk terus bergerak. Usia 63 tahun bukan alasan untuk berpuas diri, melainkan titik pijak untuk melompat lebih jauh. Semangat Dies Natalis tahun ini pun menjadi pesan bahwa masa depan fakultas tidak hanya dibangun oleh pimpinan, tetapi oleh seluruh sivitas akademika. Dosen dengan ilmu dan penelitian, tenaga kependidikan dengan pelayanan, mahasiswa dengan kreativitas dan prestasi, serta alumni dengan kiprahnya di tengah masyarakat. Dari Manado, semangat 63 tahun Fakultas Peternakan UNSRAT diharapkan tidak berhenti di lingkungan kampus. Semangat tersebut harus mampu menembus batas daerah, nasional bahkan dunia. Dies Natalis ke-63 akhirnya bukan sekadar perayaan usia, melainkan deklarasi kebersamaan: terus berkarya, terus berprestasi dan terus bergerak menuju Fakultas Peternakan yang semakin unggul dan berdaya saing global.