Peternakan Maju, Rakyat Sejahtera: Dies Natalis ke-63 Fakultas Peternakan UNSRAT Menatap Masa Depan

Bendar 12 Aug 2026 13:36 4 min read 132 views By James
Peternakan Maju, Rakyat Sejahtera: Dies Natalis ke-63 Fakultas Peternakan UNSRAT Menatap Masa Depan
MANADO — “Peternakan maju, rakyat sejahtera.” Kalimat penuh makna itu menggema dalam sambutan Dekan Fakultas Peternakan Universitas...

MANADO — “Peternakan maju, rakyat sejahtera.” Kalimat penuh makna itu menggema dalam sambutan Dekan Fakultas Peternakan Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT), Dr. Ir. Stanly OB Lombogia, S.Pt., M.Si., IPM, pada pembukaan Dies Natalis Fakultas Peternakan ke-63, Rabu (12/8/2026). Bagi Lombogia, Dies Natalis bukan sekadar agenda tahunan untuk mengenang perjalanan panjang sebuah institusi pendidikan. Momentum 63 tahun Fakultas Peternakan menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan, membangun energi baru, meningkatkan kreativitas dan prestasi, sekaligus memperteguh komitmen seluruh sivitas akademika menghadapi tantangan masa depan. Pembukaan Dies Natalis ke-63 tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor II UNSRAT Bidang Umum dan Keuangan, Dr. Ir. Royke I. Montolalu, S.Pi., M.Sc. Kehadiran pimpinan universitas, para dekan, pejabat struktural, dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa membuat suasana kegiatan berlangsung hangat, penuh keakraban dan kebersamaan. Menurut Lombogia, kebersamaan merupakan kekuatan utama dalam menjalankan berbagai program Fakultas Peternakan. Tidak ada program besar yang dapat diselesaikan secara optimal jika hanya mengandalkan satu atau dua orang. Sebaliknya, keberhasilan institusi sangat bergantung pada kemampuan seluruh elemen untuk bergerak bersama dalam satu visi. “Peternakan maju, rakyat sejahtera,” menjadi pesan strategis yang menempatkan Fakultas Peternakan tidak hanya sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga sebagai bagian penting dalam pembangunan sektor peternakan dan kesejahteraan masyarakat. Sektor peternakan memiliki posisi strategis dalam menyediakan pangan asal hewan, membuka lapangan pekerjaan, meningkatkan pendapatan masyarakat serta mendukung ketahanan pangan nasional. Karena itu, perguruan tinggi dituntut melahirkan sumber daya manusia yang tidak hanya menguasai teori, tetapi juga memiliki kompetensi, kreativitas, kemampuan beradaptasi dan keberanian menciptakan inovasi. Dalam suasana Dies Natalis ke-63, Lombogia mengajak seluruh keluarga besar Fakultas Peternakan untuk menjadikan perjalanan panjang institusi sebagai modal untuk melangkah lebih jauh. Enam puluh tiga tahun merupakan perjalanan yang tidak singkat. Di dalamnya terdapat sejarah, pengabdian, prestasi, dinamika dan berbagai tantangan yang telah dilalui oleh para pendahulu. Semua itu menjadi fondasi bagi generasi saat ini untuk membangun Fakultas Peternakan yang semakin unggul dan berdaya saing. “Keakraban dan kebersamaan merupakan bagian terpenting dalam menyelesaikan berbagai program,” menjadi penekanan Lombogia dalam membangun semangat kolektif di lingkungan fakultas. Ia menilai, tantangan perguruan tinggi ke depan semakin kompleks. Perubahan teknologi, perkembangan industri peternakan, tuntutan dunia kerja dan kebutuhan masyarakat menuntut Fakultas Peternakan untuk terus melakukan pembaruan. Karena itu, penguatan akademik, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan sumber daya manusia serta kerja sama dengan berbagai pihak harus berjalan secara beriringan. Fakultas Peternakan juga harus mampu memperkuat jejaring nasional dan internasional agar lulusan memiliki daya saing yang semakin tinggi. Pembukaan Dies Natalis ke-63 semakin istimewa dengan hadirnya jajaran pimpinan UNSRAT dan fakultas-fakultas lainnya. Hadir Wakil Rektor I Bidang Akademik Prof. Ir. Arthur G. Pinaria, M.P., Ph.D., Dekan Fakultas Hukum Prof. Dr. Jacobus Ronald Mawuntu, S.H., M.Hum., Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Dr. Ferry Daud Markus Liando, S.IP., M.Si., serta Dekan Fakultas Teknik Prof. Dr. Eng. Ir. Liany Amelia Hendratta, M.Si. Turut hadir Dekan Fakultas Ilmu Budaya Dr. Victor Paskah Kalawat Lengkong, S.E., M.Si., Kepala Biro Umum dan Keuangan Servi Stevi Sumendap, S.Sos., M.Si., serta Plt. Kepala Biro Perencanaan, Kerja Sama dan Sistem Informasi Stela Avanti Repi, S.Sos., M.Si. Kehadiran para pimpinan tersebut memperlihatkan bahwa Fakultas Peternakan merupakan bagian integral dari keluarga besar UNSRAT. Sinergi antarfakultas menjadi modal penting dalam membangun universitas yang semakin kuat, unggul dan memiliki reputasi internasional. Di tengah kemeriahan Dies Natalis, dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa Fakultas Peternakan tampak membaur dalam suasana yang penuh kekeluargaan. Tidak ada sekat antara pimpinan, dosen, tenaga kependidikan maupun mahasiswa. Semuanya menjadi bagian dari satu keluarga besar yang sedang merayakan perjalanan 63 tahun pengabdian. Momentum ini sekaligus menjadi refleksi bahwa keberhasilan fakultas bukan hanya diukur dari usia, tetapi dari seberapa besar kontribusinya bagi masyarakat. Dari kampus, ilmu peternakan harus melahirkan inovasi. Dari laboratorium, penelitian harus menjawab kebutuhan peternak. Dari ruang kelas, mahasiswa harus dipersiapkan menjadi generasi profesional. Dan dari pengabdian kepada masyarakat, ilmu harus benar-benar dirasakan manfaatnya. Dengan semangat “Peternakan Maju, Rakyat Sejahtera”, Dies Natalis ke-63 Fakultas Peternakan UNSRAT menjadi titik tolak untuk bergerak lebih jauh. Bukan hanya merayakan masa lalu, tetapi menyiapkan masa depan—masa depan peternakan yang modern, berkelanjutan, berdaya saing dan mampu memberi kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat. Enam puluh tiga tahun telah berlalu. Namun perjalanan belum selesai. Justru dari momentum inilah Fakultas Peternakan UNSRAT kembali menegaskan tekadnya: bersama membangun peternakan, bersama mencerdaskan bangsa, dan bersama mewujudkan kesejahteraan rakyat.