Liando Juara Satu dalam Dua Lomba, pada Pembukaan Dies Natalis ke 63 Fakultas Peternakan Unsrat.
MANADO — Suasana penuh keakraban dan kebersamaan mewarnai pembukaan Dies Natalis ke-63 Fakultas Peternakan Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), Rabu, 12 Agustus 2026. Perayaan hari jadi fakultas yang telah melewati perjalanan panjang dalam pengembangan pendidikan peternakan di Sulawesi Utara ini dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor II Unsrat Bidang Umum dan Keuangan, Dr. Ir. Royke I. Montolalu, S.Pi., M.Sc. Berbeda dari seremoni yang berlangsung formal, pembukaan Dies Natalis ke-63 dikemas sederhana, meriah, dan sarat nuansa kekeluargaan. Dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta para undangan membaur dalam berbagai kegiatan yang tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga mempererat hubungan antarsivitas akademika. Rangkaian kegiatan diawali dengan jalan sehat bersama yang diikuti civitas akademika Fakultas Peternakan. Kegiatan ini menjadi momentum untuk membangun kebersamaan sekaligus mengajak seluruh peserta menjaga kesehatan dan kebugaran di tengah kesibukan menjalankan tugas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Langkah demi langkah dalam jalan sehat tersebut seolah menjadi simbol perjalanan Fakultas Peternakan yang telah menapaki usia 63 tahun. Perjalanan panjang itu tidak hanya ditandai oleh perkembangan kelembagaan, tetapi juga oleh kontribusi para dosen, tenaga kependidikan, alumni dan mahasiswa dalam menghasilkan sumber daya manusia di bidang peternakan. Setelah jalan sehat, suasana semakin semarak dengan digelarnya sejumlah lomba. Salah satu yang menarik perhatian adalah lomba kupas telur yang berlangsung dalam suasana penuh canda dan sportivitas. Peserta dituntut tidak hanya cepat, tetapi juga mampu menunjukkan ketelitian. Lomba sederhana tersebut justru menciptakan suasana yang cair. Sekat antara pimpinan, dosen, tenaga kependidikan dan peserta lainnya seakan hilang karena semuanya larut dalam kegembiraan. Keseruan berlanjut melalui lomba masak telur mata sapi. Peserta berlomba menghasilkan telur mata sapi dengan tampilan terbaik. Meski terlihat sederhana, lomba ini mampu menghadirkan tawa dan semangat kompetisi yang sehat. Salah satu peserta yang berhasil mencuri perhatian adalah Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unsrat, Dr. Ferry Daud Markus Liando, S.IP., M.Si. Ia tampil sebagai juara pertama lomba kupas telur sekaligus lomba goreng telur mata sapi. Prestasi tersebut menjadi salah satu momen menarik dalam perayaan Dies Natalis Fakultas Peternakan tahun ini. Kehadiran Dekan FISIP Unsrat dalam kegiatan tersebut juga menunjukkan bahwa semangat Dies Natalis tidak hanya menjadi milik Fakultas Peternakan, tetapi dapat menjadi ruang silaturahmi lintas fakultas di lingkungan Universitas Sam Ratulangi. Bagi civitas akademika Fakultas Peternakan, kegiatan tersebut memiliki makna lebih dari sekadar perlombaan. Kebersamaan menjadi pesan utama yang ingin dibangun melalui rangkaian Dies Natalis ke-63. Dalam suasana santai, para dosen dan staf akademik dapat berinteraksi lebih dekat dengan mahasiswa. Demikian pula para pimpinan fakultas dapat membangun komunikasi informal dengan seluruh anggota keluarga besar fakultas. Momentum ini menjadi penting karena kehidupan perguruan tinggi tidak hanya dibangun melalui ruang kuliah, laboratorium, rapat akademik dan kegiatan penelitian. Hubungan emosional dan rasa memiliki terhadap institusi juga tumbuh melalui kegiatan-kegiatan kebersamaan. Dies Natalis ke-63 sekaligus menjadi refleksi perjalanan Fakultas Peternakan Unsrat dalam menghadapi perubahan dunia pendidikan tinggi. Tantangan ke depan semakin kompleks, terutama dalam meningkatkan mutu pendidikan, memperkuat penelitian, memperluas pengabdian kepada masyarakat, serta mempersiapkan lulusan yang mampu bersaing di tingkat nasional dan internasional. Karena itu, perayaan Dies Natalis bukan sekadar mengenang usia institusi. Lebih jauh, momentum ini menjadi kesempatan untuk memperkuat komitmen bersama menghadapi masa depan. Kehadiran seluruh dosen, staf akademik, sejumlah mahasiswa dan para undangan membuat pembukaan Dies Natalis ke-63 terasa hidup. Kesederhanaan justru menjadi kekuatan acara tersebut. Di tengah aktivitas akademik yang padat, jalan sehat dan lomba sederhana seperti kupas telur serta memasak telur mata sapi mampu menghadirkan ruang untuk tertawa bersama, saling menyapa dan memperkuat rasa kekeluargaan. Dari kegiatan sederhana itulah pesan besar Dies Natalis ke-63 Fakultas Peternakan Unsrat terasa: kemajuan fakultas tidak hanya membutuhkan kecerdasan akademik, tetapi juga kebersamaan, kekompakan dan semangat untuk berjalan bersama. Usia 63 tahun menjadi bukti perjalanan panjang. Namun, perjalanan tersebut belum selesai. Justru, usia tersebut menjadi pijakan untuk melangkah lebih jauh, membawa Fakultas Peternakan Unsrat semakin kuat, adaptif dan berdaya saing dalam menjawab kebutuhan pembangunan peternakan di masa depan.