Ziarah Kasih HRG 2026 GMIM Imanuel Bahu: Menapak Jejak Pelayanan Para Gembala, Pererat Tali Persaudaraan Lintas Generasi

Bendar 16 Jun 2026 21:44 4 min read 426 views By (01/Jek)
Ziarah Kasih HRG 2026 GMIM Imanuel Bahu: Menapak Jejak Pelayanan Para Gembala, Pererat Tali Persaudaraan Lintas Generasi
Manado, Suluh Merdeka News – Dalam suasana penuh sukacita, penghormatan, dan rasa syukur, Panitia Hari Raya Gerejawi (HRG) 2026 GMIM Imanuel Bah...

Manado, Suluh Merdeka News – Dalam suasana penuh sukacita, penghormatan, dan rasa syukur, Panitia Hari Raya Gerejawi (HRG) 2026 GMIM Imanuel Bahu melaksanakan kegiatan ziarah kasih ke makam para pendeta yang pernah melayani jemaat GMIM Imanuel Bahu, Selasa (16/6/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian penting dalam menyambut pelaksanaan HRG 2026 sekaligus sebagai bentuk penghargaan terhadap para hamba Tuhan yang telah mengabdikan diri membangun iman jemaat selama bertahun-tahun. Rombongan ziarah dipimpin langsung oleh Ketua Panitia HRG 2026, Pnt. Dr. Marnex Willner Berhimpong, M.Kes, bersama jajaran Badan Pekerja Majelis Jemaat (BPMJ), para pelayan khusus (Pelsus), Panji Yosua, serta unsur jemaat dari Kolom 1 hingga Kolom 28. Sejak pagi hari, rombongan bertolak dari Kelurahan Bahu dan menempuh perjalanan lintas daerah menuju sejumlah lokasi di Minahasa. Rute perjalanan meliputi Maumbi, Minawerot, Tataran, Tompaso, Langowan, Sonder, Tountimomor hingga Remboken. Di setiap lokasi, rombongan mengunjungi .makan para pendeta yang pernah melayani di GMIM Imanuel Bahu sebagai wujud penghormatan dan ungkapan terima kasih atas dedikasi mereka bagi jemaat. Para pendeta yang dikunjungi dalam kegiatan ziarah tersebut antara lain Pdt. Sumual, Pdt. Baltasar, Pdt. Kamagi, Pdt. Kolibu, Pdt. Repi, dan Pdt. Wenas. Kehadiran rombongan disambut hangat keluarga, menciptakan suasana kekeluargaan yang penuh keakraban dan kenangan akan perjalanan pelayanan di masa lalu. Ketua Panitia HRG 2026, Pnt. Dr. Marnex Willner Berhimpong, M.Kes, mengatakan bahwa kegiatan ini bukan sekadar kunjungan silaturahmi, tetapi juga menjadi momentum untuk mengenang dan menghargai perjuangan para pelayan Tuhan yang telah meletakkan dasar-dasar pertumbuhan jemaat GMIM Imanuel Bahu hingga menjadi seperti sekarang. “Melalui ziarah kasih ini, kita ingin menyampaikan rasa hormat dan terima kasih pernah melayani di jemaat ini. Mereka adalah bagian dari sejarah dan perjalanan iman GMIM Imanuel Bahu. Apa yang mereka tanamkan selama masa pelayanan telah menjadi berkat yang terus dirasakan hingga saat ini,” ujar Berhimpong. Dalam perjalanan tersebut, rombongan juga mendapat sambutan hangat dari keluarga para mantan pendeta. Pada pukul 12.30 WITA, seluruh peserta dijamu makan siang oleh Panitia dan keluarga Pdt. F. Najoan-Thwa, M.Th di Kolongan, Sonder. Suasana kebersamaan semakin terasa ketika para peserta berbagi cerita, pengalaman pelayanan, dan kenangan masa lalu yang menginspirasi. Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju Tompaso dan Langowan lanjut Tountimomor, tempat rombongan menikmati kebersamaan dalam acara ngopi bersama keluarga Pangaila. Momen santai tersebut menjadi kesempatan bagi para pelayan khusus untuk mempererat hubungan persaudaraan serta membangun semangat pelayanan yang semakin solid. Rangkaian kegiatan ditutup dengan makan malam bersama di kediaman Pnt. Hentje Lumentut di Remboken. Di lokasi ini, seluruh peserta kembali merasakan hangatnya kebersamaan dalam keluarga besar GMIM Imanuel Bahu yang terus menjaga nilai-nilai kasih, persatuan, dan pelayanan. Turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut Ketua BPMJ GMIM Imanuel Bahu sekaligus Ketua Wilayah Manado, Pdt. S. Bawinto-Kesek, S.Th, bersama jajaran pendeta pelayan yang terdiri dari Pdt. F. Najoan-Thwa, M.Th, Pdt. Juniarto T. Kandou, M.Th, dan Pdt. Christina Eirene Wagania, M.Th. Hadir pula Wakil Ketua BPMJ Pnt. Herman Nayoan, Sekretaris Jemaat Diaken Jaulie Rindengan, para anggota panitia HRG, serta pelayan khusus dari seluruh kolom pelayanan. Kelancaran perjalanan rombongan mendapat dukungan penuh dari pasukan Panji Yosua yang bertugas mengatur ketertiban iring-iringan kendaraan. Di bawah komando Panglima Niko Mamahit, seluruh rangkaian perjalanan berlangsung aman, tertib, dan lancar dari awal hingga akhir. Sekretaris Jemaat sekaligus salah satu koordinator kegiatan, Diaken Jaulie Rindengan, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. “Puji Tuhan, seluruh rangkaian ziarah kasih ini dapat berjalan dengan baik. Kebersamaan yang terbangun selama perjalanan menunjukkan bahwa GMIM Imanuel Bahu memiliki semangat persaudaraan yang kuat. Kegiatan ini bukan hanya mengenang sejarah pelayanan, tetapi juga mempererat hubungan antar generasi pelayan gereja,” ungkap Rindengan dalam sam butannya. Kegiatan ziarah kasih HRG 2026 ini menjadi bukti nyata bahwa menghormati para pelayan yang telah berkarya merupakan bagian penting dari kehidupan bergereja. Dengan semangat kasih dan persaudaraan yang terus terpelihara, GMIM Imanuel Bahu berharap dapat melanjutkan warisan pelayanan para pendahulu demi kemuliaan Tuhan dan pertumbuhan jemaat di masa mendatang.